1.1 Komponen SIG
Secara umum SIG bekerja
berdasarkan integrasi 4 komponen, yaitu: Hardware, software, manusia dan data,.
1.1.1 Hardware / Perangkat Keras
SIG membutuhkan hardware
atau perangkat komputer yang memiliki spesifikasi lebih tinggi dibandingkan
dengan sistem informasi lainnya untuk menjalankan software-software SIG,
seperti kapasitas Memory (RAM), Hard-disk, Prosesor serta VGA Card. Hal
tersebut disebabkan karena data-data yang digunakan dalam SIG baik data vektor
maupun data raster penyimpanannya membutuhkan ruang yang besar dan dalam proses
analisanya membutuhkan memory yang besar dan prosesor yang cepat.
1.1.2 Software / Perangkat Lunak
Software SIG merupakan
sekumpulan program applikasi yang dapat memudahkan kita dalam melakukan
berbagai macam pengolahan data, penyimpanan, editing, hingga layout, ataupun
analisis keruangan.
1.1.3 Sumberdaya Manusia
Teknologi SIG tidaklah
menjadi bermanfaat tanpa manusia yang mengelola sistem dan membangun
perencanaan yang dapat diaplikasikan sesuai kondisi dunia nyata. Sama seperti
pada Sistem Informasi lain pemakai SIG pun memiliki tingkatan tertentu , dari
tingkat spesialis teknis yang mendesain dan memelihara sistem sampai pada
pengguna yang menggunakan SIG untuk menolong pekerjaan mereka sehari-hari
1.1.4 Data
Data dan Informasi
spasial merupakan bahan dasar dalam SIG. Data ataupun realitas di dunia/alam
akan diolah menjadi suatu informasi yang terangkum dalam suatu sistem berbasis
keruangan dengan tujuan-tujuan tertentu.
Telah dijelaskan diawal
bahwa SIG adalah suatu kesatuan sistem yang terdiri dari berbagai komponen,
tidak hanya perangkat keras komputer beserta dengan perangkat lunaknya saja
akan tetapi harus tersedia data geografis yang benar dan sumberdaya manusia untuk
melaksanakan perannya dalam memformulasikan dan menganalisa persoalan yang
menentukan keberhasilan SIG.
Tingkat keberhasilan dari
suatu kegiatan SIG dengan tujuan apapun itu sangat bergantung dari interaksi ke
empat faktor ini. Jika salah satunya pincang maka hasilnyapun tidak akan ada
gunanya.
1.1.5 Data spasial
Sebagian besar data yang
akan ditangani dalam SIG merupakan data spasial yaitu sebuah data yang
berorientasi geografis, memiliki sistem koordinat tertentu sebagai dasar
referensinya dan mempunyai dua bagian penting yang membuatnya berbeda dari data
lain, yaitu informasi lokasi (spasial) dan informasi deskriptif (attribute)
yang dijelaskan berikut ini :
1. Informasi lokasi atau informasi spasial. Contoh
yang umum adalah informasi lintang dan bujur, termasuk diantaranya informasi
datum dan proyeksi.
2. Informasi deskriptif (atribut) atau informasi non
spasial. Suatu lokalitas bisa mempunyai beberapa atribut atau properti yang
berkaitan dengannya ; contohnya jenis bencana, kependudukan, pendapatan per
tahun,dan lain-lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar